Rabu, 24 September 2025

•Kelompok

 Baru hari ke 2 saja sudah di kasih tugas kelompok sangat menyebalkan sekali, 1 kelompok harus 6 orang karena 1 kelas terdapat 30 siswa.


Bukan karena apa apa tapi aku saja baru mempunyai dua teman, Arumi dan Tiara yang artinya kurang tiga orang lagi.


Saat sedang membicarakan tugas kelompok bersama Tiara dan Arumi tiba tiba saja ada suara teriakan dari seseorang yang baru saja masuk.


"HELLO BISTY BISTYKU!" teriak anak perempuan tersebut dan langsung duduk di samping Tiara.


"Pagi pagi ga usah bikin ribut kenapa sih?!" oceh Tiara sambil menatap anak perempuan itu yang malah menunjukkan senyum konyolnya itu.


"Eiya maap, eh kenalin aku Anindya imut, baik hati dan pacar Nishimura Riki" dia menatapku dan mengulurkan tangannya tidak lupa senyuman khas serta menunjukkan photocard seorang lelaki tampan.


Ah aku tau, itu salah satu member dari boyband yang sedang naik daun akhir akhir ini aku juga menyukai salah satu member nya.


Pemain ice-skating yang sangat amat tampan, memiliki kulit putih pucat dan memiliki julukan ice prince siapa lagi kalau bukan Park Sunghoon.


"Aku Syahara, panggil aku hara atau pacar sunghoon juga boleh" aku membalas uluran tangan nya dan tertawa kecil melihat ekspresi nya.


"Nin kamu mau gabung kelompok kita untuk besok tidak?" tanya Arumi sambil memakan camilan milik Tiara.


"MAUU!! aku belum punya kelompok" dengan wajah berbinar menatap Arumi serta tangan nya yang berusaha mengambil camilan milik Tiara.


Tidak heran jika kelakuan Anindya bisa seberani itu, aku saja awal nya kaget melihat tingkahnya tetapi setelah Tiara memberitahu jika jika Anindya dan Arumi adalah teman nya sejak sekolah dasar.


"Tapi kita kekurangan dua orang lagi" ucap Tiara sambil menatap sekitar mencari orang yang belum memiliki kelompok.


"Nah itu tuh kayanya mereka belum punya kelompok" Arumi menatap dua orang yang berada di pojok seketika pandangan kami mengarah ke dua orang tersebut.


"Oke aku akan mengajak mereka siapa tau mau" sembari mengatakan itu langkah Anin menuju ke dua orang tersebut.


Setelah mengobrol sebentar akhirnya Anin berhasil mendapatkan dua orang tersebut, Nindita dan Noviya.


Bab 01: "awal kita"

 Setelah tiga minggu menikmati masa liburan maka momen yang di nanti nanti para peserta didik baru pun tiba, ya benar MPLS atau masa pengenalan lingkungan sekolah.


Jujur saja aku merasa pagi ini sangat amat gugup, bagaimana tidak hari ini hari pertama mpls banyak sekali pertanyaan yang ada di benak ku.


Seperti "aku akan duduk bersama siapa" atau "bagaimana jika aku tidak memiliki teman?" pertanyaan itu terus berputar di benak ku, jelas saja karena aku bukan seseorang yang pandai berinteraksi.


Oh iya namaku Syahara Gendhisa, teman teman ku kerap memanggil dengan sebutan "hara", aku baru saja lulus sekolah dasar dan hari ini hari pertama aku menjadi siswi SMP.


Aku harap hari pertama ini berjalan lancar dan aku mendapatkan teman setidaknya 1 orang 


~~


"AYOO ADEK ADEK SEGERA BERKUMPUL DI LAPANGAN" suara teriakan yang berasal dari salah satu anggota osis dengan toa yang menggantung di pundaknya.


Suara itu seketika mengehentikan acara mengobrol ku dengan temanku, seperti yang di harapkan aku sudah memiliki teman.


Walaupun baru satu orang setidaknya membuatku semakin lebih baik, namanya Harumi Aisyah tetapi dia memintaku untuk memanggil nya "Arumi" saja dan jangan lupakan dia teman sebangku juga


"Hara ayo keluar, kakak OSIS sudah menunggu kita!" sambil membawa name tag ia menarik tanganku keluar dari ruang kelas.


"HEII SYAHARA NAME TAG MU TERTINGGAL!" mendengar teriakan dari salah satu teman kelasku membuatku tersadar lupa membawa name tag.


"Astaga aku lupa mengambil nya, terimakasih ya Han-nin?" ucapku gugup takut salah menyebutkan namanya


"Hanindya Tiara, kamu bisa memanggilku Tiara!" anak perempuan itu mengulurkan tangan nya dan tersenyum lucu, matanya seperti bulan sabit.


"Terimakasih ya Tiara!, aku Syahara Gendhisa tapi panggil aku hara saja ya" aku menjabat uluran tangan nya dan tersenyum kembali.


"OKEE KITA BERTEMAN SEKARANG!!"   senyuman nya tak pernah luntur bahkan seolah terhipnotis aku ikut tersenyum melihat tingkah nya.


"HEI KALIAN KENAPA MASIH DI SITU?!" dengan wajah garang dan teriakan lantang dari salah satu anggota osis membuat aku dan tiara langsung berlari ke lapangan 


Terbang, 365 Hari.

 




Sangat indah rasanya ketika memiliki teman yang selalu ada untuk kita, tidak hanya di kala suka tetapi di kala duka mereka pun hadir bersama kita.


Kita memang memiliki keinginan untuk mengukir masa depan yang indah tetapi percayalah rencana Tuhan lebih indah dari yang kita bayangkan.


Percayalah semua yang kita miliki hanya titipan yang harus di jaga dengan baik, layaknya titipan pasti apapun yang terjadi suatu saat akan di ambil dalam kondisi apapun.


Bagaikan peran utama di suatu novel kita hanya perlu menjalankan cerita yang sudah di tulis, ketahuilah Tuhan tidak akan memberikan ujian melampaui kemampuan hambanya.



pesan nada (penulis):

halo aku nada, maaf ya jika novel ini tidak sesuai dengan harapan kalian karena ini novel pertama nada mohon bantuannya yaa





Tak kenal maka tak sayang, mari berkenalan agar saling menyayangi

 Halo semuanya namaku nada, nada adalah writer name ku dan itu gabungan dari Nasywa dan Anida. Menulis hanya pengalihan dari semua hal yang melelahkan, aku pernah membaca suatu artikel menulis adalah salah satu trik psikologi untuk mengekspresikan diri dan dari situ aku memiliki ide untuk menuangkan semua ide yang ada di kepala dalam tulisan 


terimakasih sudah berkunjung, mungkin banyak kata yang kurang berkenan di blog ini mohon bantuannya agar terus berkembang dan semangat dalam menulis

•Kelompok

 Baru hari ke 2 saja sudah di kasih tugas kelompok sangat menyebalkan sekali, 1 kelompok harus 6 orang karena 1 kelas terdapat 30 siswa. Buk...